SDM Semen Indonesia Tak Kalah dengan Perusahaan Kelas Dunia

By Admin


nusakini.com - Berdirinya Boedi Oetomo menandai pondasi awal kebangkitan bangsa Indonesia menuju cita-cita melepaskan diri dari penjajahan. Kelahiran Boedi Oetomo yang dipimpin oleh Wahidin Sudirohusodo dan Soetomo menjadi cerminan munculnya sumberdaya manusia Indonesia yang terdidik dan memiliki jiwa nasionalisme.

Hal tersebut menandai dimulainya semangat kebangsaan nasional. Pondasi perjuangan yang telah dibangun oleh Boedi Oetomo kemudian diteruskan oleh kaum muda pada tahun 1928 yang melahirkan sumpah pemuda. Perjuangan ini kemudian berujung pada proklamasi kemerdekaan yang dibacakan oleh Soekarno dan Hatta pada 17 Agustus 1945.

Titik awal pondasi kebangkitan bangsa Indonesia ini kemudian diperingati sebagai hari kebangkitan nasional. Hal ini disesuaikan dengan tanggal kelahiran organisasi pemuda Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908.

Turut memperingati tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa ini, Semen Indonesia menggelar upacara bendera di halaman kantor lama, kompleks pabrik Gresik, Rabu (23/5). Seluruh karyawan dengan mengenakan pakaian batik sebagai simbol nasionalisme antusias mengikuti jalannya upacara. Direktur Produksi Semen Indonesia, Benny Wendri bertindak sebagai inspektur.

Dalam amanatnya, Benny Wendri kembali menandaskan ketetapan NKRI sebagai harga mati. Komitmen terhadap NKRI disebutnya sangat penting mengingat ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak pernah surut. “Bahkan kemajuan teknologi digital telah membuat ancaman radikalisme dan terorisme mendapatkan medium baru untuk menyebarkan paham perpecahan. Tak hanya itu, teknologi digital juga memiliki peran dalam munculnya kekerasan dan pronografi pada generasi belia,”tuturnya.

Karena itu, lanjutnya, tahun ini pemerintah mengambil tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional, ‘Pembangunan SDM memperkuat pondasi kebangkitan nasional di era digital’.

Secara substansi nilai kepahlawanan perjuangan Boedi Oetomo diharapkan selalu melekat dalam hati nurani dan setiap langkah Semen Indoonesia Grup. “Soekarno pada sambutan peresmian pabrik Gresik 7 agustus 1957 menyampaikan apresiasi dan kekagumannya bahwa bangsa Indonesia mampu membangun industri yang kelak akan menjadi penopang pembangunan Indonesia,”katanya.

“Alhamdulillah cita-cita tersebut dapat terwujud dengan kontribusi Semen Indonesia dalam menunjukkan karya nyata dan memberikan kebanggaan bagi Indonesia bahwa sumberdaya manusia Semen Indonesia adalah sumberdaya unggul dan tidak kalah dengan perusahaan kelas dunia,”sambungnya. (p/ma)